A. Pengertian Linux Debian
Debian adalah sistem operasi bebas
yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak programer sukarela(pengembang
Debian) yang tergabung dalam Proyek Debian. Sistem operasi Debian adalah
gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensiGNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux,
sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang
menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan
kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu,
Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang
paling banyak digunakan di dunia.
Fitur
Banyak distribusi linux lainnya
berbasiskan Debian, antara lain: Ubuntu, MEPIS,Dreamlinux, Damn Small, Linux, Xandros, Knoppix, BackTrack, Linspire, dan edisi Debian dari Linux Mint.
Debian dikenal karena pilihannya yang beragam. Rilis stabil
saat ini memuat lebih dari 29000 paket perangkat lunak untuk arsitektur komputer. Debian menggunakan kernel
linux dan juga menggunakan 2 kernel FreeBSD (kfreebsd-i386 and kfreebsd-amd64).
Arsitektur komputer ini mulai dari Intel/AMD 32-bit/X86-64bit yang umumnya ditemukan pada komputer pribadi hingga
arsitektur ARM yang umumnya ditemukan di sistem embedded dan
servermainframe IBM zSeries.
Fitur yang menonjol dari Debian adalah APT sistem pengaturan paket,
repositori dengan jumlah paket yang banyak, kebijakan paket yang ketat, dan
kualitas rilis yang terjaga. Praktik ini memungkinkan pemutakhiran yang
sederhana antar rilis, begitupun untuk penghapusan paket.
2
CD/DVD, player musik
dan video, penyunting, PDF viewer. Selain itu terdapat juga CD
CD
sisanya, yang terbagi dalam 5 DVD atau 30 CD, memuat paket yang tersedia dan
tidak dibutuhkan untuk instalasi standar.
Metode instalasi lainnya adalah menggunakan
CD net install yang ukurannya lebih kecil
daripada CD/DVD instalasi normal. Di
dalamnya memuat paket minimum untuk memulai
instalasi dan mengunduh paket yang
diunduh melalui web, BitTorrent, jigdo, atau
membelinya dari penjual.[9]
3
B. Sejarah
Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdock, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993. Nama Debian berasal dari kombinasi nama Ian dengan
mantan-kekasihnya Debra Lynn: Deb dan Ian.
Pada awalnya, Ian memulainya dengan memodifikasi distribusi
SLS (Softlanding Linux System). Namun, ia tidak puas dengan SLS yang telah
dimodifikasi olehnya sehingga ia berpendapat bahwa lebih baik membangun sistem
(distribusi Linux) dari nol (Dalam hal ini, Patrick Volkerding juga berusaha
memodifikasi SLS. Ia berhasil dan distribusinya dikenal sebagai
"Slackware").
Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi
0.9x di tahun 1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai
ditahun 1995. Versi 1.x dimulai tahun 1996.
Ditahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdoch sebagai
Pemimpin Proyek. Dalam tahun yang sama pengembang debian Ean Schuessler,
berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software
Guidelines, memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi
debian. Dia juga membentuk organisasi "Software in Public Interest"
untuk menaungi debian secara legal dan hukum.
Di akhir tahun 2000, proyek debian
melakukan perubahan dalam archive dan managemen rilis. Serta di tahun yang sama
para pengembang memulai konferensi dan workshop tahunan "debconf".
Di April 8, 2007, Debian GNU/Linux 4.0 dirilis dengan nama
kode "Etch". Rilis versi terbaru Debian, 2009, diberi nama kode
"Lenny". deb adalah perpanjangan dari paket perangkat lunak Debian
format dan nama yang paling sering digunakan untuk paket-paket binari seperti
itu.
4
Paket debian adalah standar Unix pada arsip yang mencakup
dua gzip, tar bzipped atau lzmaed arsip: salah satu yang memegang kendali
informasi dan lain yang berisi data.
Program
kanonik untuk menangani paket-paket tersebut adalah dpkg, paling sering
melalui
apt/aptitude.
Beberapa paket Debian inti tersedia sebagai udebs
("mikro deb"), dan biasanya
hanya
digunakan untuk bootstrap instalasi Linux Debian. Meskipun file tersebut
menggunakan
ekstensi nama file udeb, mereka mematuhi spesifikasi struktur yang sama
seperti
biasa deb. Namun, tidak seperti rekan-rekan mereka deb, hanya berisi
paket-paket
udeb
fungsional penting file. Secara khusus, file dokumentasi biasanya dihilangkan.
udeb
paket
tidak dapat diinstal pada sistem Debian standar.
Paket debian juga digunakan dalam distribusi berbasis pada
Debian, seperti
Ubuntu
dan lain-lain. Saat ini telah terdapat puluhan distribusi Linux yang berbasis
kepada
debian, salah satu yang paling menonjol dan menjadi fenomena adalah Ubuntu
5
Kelebihan dari Debian
1. Kemudahan dalam pengaturan admin.
Yang dimaksudkan admid disini adalah “system
Administrator” yaitu orang-orang yang
bertanggung jawab akan kestabilan dan keamanan computer servis.
2. Kemudahan dalam pengaturan user.
Pada awalny, OS
Linux dikenal sebagai OS Server, bukan OS Dekstop. Seiring dengan perkembangan pengguna Linux, maka
semakin banyak OS Linux yang lebih meningkatkan “Kenyamanan User” tanpa harus
mengorbankan kinerja, kestabilan dan kenyamanannya.
3. Kemudahan
dalam sisi hardware.
4. Arsitektur Independen
Umumnya, OS jalan pada satu arsitektur saja. Contohnya
OS Mac-O berjalan pada prosesor
Motorola(Mac PC) saja. Sedangkan OS Redhat yang pada awalnya mendukung
beberapa jenis processor, sekarang OS Redhat mendukung processor Intel saja.
Debian sejak awal dapat berjalan pada beberapa processor, sampai release
terbaru Debian dapat berjalan 11 arsitektur processor.
5. Kernel Independen
Kenel ibaratnya sebagai nyawa dari sebuah OS. Karena
di dalamnya berisi library yang akan menerjemahkan instruksi dari software
aplikasi agar dapat dimengerti oleh hardware. Pada awalnya OS hanya dapat
mendukung satu jenis kernel saja. Missal OS Redhat Linux mendukung kenel Linux.
Sedangkan pada OS Free BSD mendukung kernel BSD. Namun Debian bisa mendukung
beberapa jenis kernel.
6.
Free Software
Free disini bermaksud kebebasan untuk melakukan
modifikasi secara keseluruhan sebuah OS. Karena kita memiliki akses sepenuhnya
terhadap “source code” nya dan hanya diijinkan untuk merubah konfigurasinya
saja.
7.
Free security update
Salah satu keunggulan Debian dibandingkan linux
lainnya adalah ketanya audit security ditiap package aplikasinya.
Seringkali sebuah package aplikasi harus antri selama berbulan-bulan
bahkan ada yang sampai beberapa tahun baru bisa masuk ke CD Release Debian,
karena dianggap masih memiliki celah keamanan pada package aplikasi pada
CD Release Debian.
6
Perintah
dasar Linux Debian
Berikut
daftar perintah dasar yang sering digunakan dalam linux Debian, yaitu sebagai
berikut :
1. Is
: melihat isi direktori yang aktif.
Contoh
: debian:# cd /root
Debian:/root#Is-
menampilkan isi direktori root.
2. cat
: melihat isi file secara keseluruhan.
Contoh
: debian:/#cat [nama_file]
3. more
: menampilkan isi file per layer
Contoh
: debian:/#more [nama_file]
4. tail
: menampilkan sepuluh baris terakhir
Contoh
: debian:/#tail [nama_file]
5. less
: melihat isi file tetapi yang bisa discroll
Contoh
: debian:/#less [nama_file]
6. cp
: menggandakan file
Contoh
: debian:/#cp file1 /home – menggandakan file 1 dari root ke direktori home
7. mv : memindahkan file
Contoh : debian:/#mv file1 /home
8.
rm : menghapus file
Contoh
: debian:/#rm [nama_file]
9. mkdr :
membuat direktori
Contoh :
debian:/#mkdr [nama_direktori]
10. rmdr :
meghapus direktori
Contoh :
debian:/rmdr [nama_direktori]
11. cd :
pindah direktori
Contoh :
debian:/#cd root — pindah ke direktori root.
|
Hardware
Yang
Digunakan
install
|
Ram (minimal)
|
Ram
(Recommended)
|
Hard Drive
Space Used
|
|
No Destop
|
64 MB
|
256MB
|
1GB
|
|
With Destop
|
64 MB
|
512MB
|
5GB
|
7
C. Cara Menginstal Linux Debian
1. Nyalakan komputer dan masukkan CD
installer sistem operasi Linux Debian.
2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM.
3. Tekan enter untuk masuk ke boot Debian.
2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM.
3. Tekan enter untuk masuk ke boot Debian.
4. Lalu pilih bahasa yang akan
digunakan, kita pilih yang Indonesia, lalu enter.
5. Selanjutnya muncul pilih layout
keyboard, kita pilih yang Inggris Amerika, lalu enter.
8
6. Setelah itu tunggu proses deteksi
hardware untuk penggerak CD-ROM.
7. Selanjutnya muncul deteksi
hardware jaringan, kita pilih yang tanpa kartu Ethernet, lalu enter.
8. Setelah itu akan muncul
mengkonfigurasi jaringan, lalu pilih teruskan,kemudian pilih untuk
melanjutkan proses instalasi.
9. Setelah itu isi nama host
untuk sistem ini, contohnya latief, lalu pilih teruskan dan enter
untuk melanjutkan.
9
10. Setelah itu tunggu proses untuk
memulai program pemartisi harddisk.
11. Selanjutnya muncul partisi
harddisk, kita pilih terpadu gunakan seluruh harddisk, lalu enter.
10
13. Muncul pola partisi, pilih yang
pertama, lalu enter.
14. Setelah itu muncul panduan
tentang proses partisi pilih yang kedua, lalu enter untuk
melanjutkan.
15. Selanjutnya tuliskan perubahan
yang terjadi pada harddisk, kita pilih ya, lalu enter untuk
melanjutkan.
16. Setelah itu muncul
mengkonfigurasi zona waktu, pilih zona waktu yang sesuai dengan zona waktu
anda, lalu enter untuk melanjutkan.
11
17. Selanjutnya membuat password
untuk root, kita tulis sesuai yang kita inginkan, lalu pilih teruskan,
lalu tekan enter untuk melanjutkan.
18. Selanjutnya tulis ulang kembali
password yang barusan anda buat untuk mengkonfirmasi kebenaran password tersebut,
lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
19. Setelah itu tulis nama
lengkap dari pengguna, contohnya latief lalu pilih teruskan dan enter
untuk melanjutkan.
12
20. Selanjutnya tulis nama untuk
akun anda, contohnya latief lalu pilih teruskan dan enter untuk
melanjutkan.
21. Setelah itu masukan password
untuk pengguna baru, lalu pilih teruskan dan enter untuk
melanjutkan.
22. Lalu masukan kembali password
untuk mengkonfrmasi kebenaran password, lalu pilih teruskan dan enter
untuk melanjutkan.
13
23. Setelah itu tunggu proses
memasang sistem dasar.
24. Setelah itu muncul jendela gunakan
suatu jaringan cermin, kita pilih tidak, lalu enter untuk
melanjutkan.
25. Setelah itu muncul jendela
seperti gambar di bawah ini, kita pilih teruskan dan enter untuk
melanjutkan.
14
26. Setelah itu tunggu proses
memilih dan memasang perangkat lunak.
27. Setelah itu muncul survey
penggunaan paket debian, kita pilih ya, lalu enter untuk
melanjutkan.
28. Selanjutnya memilih perangkat
lunak yang akan diinstall (sudah tertera), kita pilih teruskan, lalu enter
untuk melanjutkan.
29. Selanjutnya memilih resolusi
gambar (sudah tertera), kita pilih teruskan, lalu enter untuk
melanjutkan.
15
30. Selanjutnya tunggu proses
memasang boot loader GRUB.
31. Selanjutnya memasang boot loader
GRUB, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.
32. Setelah itu instalasi selesai,
kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.
16
33. Setelah proses instalasi
selesai, nanti akan muncul tampilan nama pengguna, lalu kita masukan nama
pengguna seperti yang kita buat pada saat proses instalasi (latief), lalu
enter untuk melanjutkan.
34. Selanjutnya kita akan diminta
untuk memasukan password, kita masukan password sesuai yang kita buat pada saat proses instalasi,
lalu enter untuk melanjutkan.
35. Setelah proses instalasi yang
begitu lama akhirnya instalasi Debian selesai juga dan Debian siap digunakan
oleh anda.
17

































Tidak ada komentar:
Posting Komentar